Showing posts with label share. Show all posts
Showing posts with label share. Show all posts

Thursday, January 2, 2014

Terima kasih 2013 :)

Jujur, saya merupakan salah satu orang yang masih belum tau kenapa kita harus membuat acara besar-besaran untuk menyambut tahun baru, walaupun tiap tahunnya saya masih mengikuti rutinitas  yang most-humankind-in-this-world lakukan  berpesta merayakan tahun baru. Tapi tetap saja, keesokan paginya setelah perayaan itu pasti saya selalu bertanya-tanya kenapa tahun baru harus dirayakan sedemikian rupa, mengapa mengeluarkan uang hanya untuk melihat kembang api dan meniupkan terompet tahun baru. Saya pernah berpikir sebuah pembenaran, mungkin perayaan ini sebagai simbol optimisme kita bahwa di tahun yang baru, kita bisa menjadi orang yang lebih baik. Saya tau, itu memang berlebihan, tapi saya sudah tidak menemukan alasan yang lebih baik dan dapat dibenarkan selain itu.

Tahun baru saya kali ini berbeda dengan tahun baru-tahun baru saya sebelumnya, karena kali ini saya menghabiskan malam tahun baru saya hanya berdiam diri di kosan, browsing, dan membaca ditemani backsound riuhnya bunyi terompet dan kembang api dari luar kosan. Ternyata, saya tidak merasakan kehilangan atau kehampaan dengan tidak merayakan tahun baru (satu-satunya yang saya rindukan saat itu adalah berkumpul bersama keluarga). Di saat-saat seperti ini, saya memikirkan cukup banyak hal mengenai diri saya, apa yang sudah saya lakukan dan apa yang akan saya lakukan. Pencapaian apa saja yang sudah saya peroleh untuk diri saya. Apakah saya sudah memberikan sesuatu untuk sekitar.

Ketika itu pula, saya menyadari bahwa 2013 saya lalui tanpa prestasi maupun pencapaian yang signifikan. Waktu diingat-ingat kembali, memang cukup banyak kompetisi-kompetisi dan organisasi/unit yang saya coba ikuti, sayangnya belum ada yang benar-benar membuat saya merasa 2013 itu tahunnya saya. Hmm, kali ini saya terlihat seperti seorang ambisius yang kehilangan kesempatan dan semangatnya, haha. Yeah, I sadly proved it's true that Bang-ups and Hang-ups can really happen. Kalo kata orang life is full of ups and downs, saya merasa di 2013 saya lagi stagnan di antaranya. 

Hmmm, walaupun demikian, hidup ada bukan untuk disesali, segala sesuatu pasti ada pembelajarannya, tinggal bagaimana mengetahui pembelajaran apa yang didapat dan bagaimana menggunakannya untuk membuat hidup lebih baik sehingga tidak mengulangi kesalahan yang sama. Sesuatu akan memiliki makna yang berbeda jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda, bukan? Kalau dipikir-pikir lagi, bisa dibilang saya justru mendapat banyak pembelajaran dari 2013 ini. Mulai dari yang saya dapat dari kompetisi-kompetisi debat, penjurusan, kaderisasi, dan ekspedisi pelita muda (walaupun gagal berangkat, haha).

Di tahun 2013, saya mengikuti tiga kompetisi debat bahasa Inggris, Asian English Olympics di Jakarta sebagai novice team yang hanya bisa tembus hingga babak final (until now, I still feel guilty that it was because of my bad performance in the final so my team couldn't win), Polinela National English Debating Championship di Lampung yang tidak berhasil jadi breaking team, dan Java Overland Varsities English Debate sebagai N-1 yang beruntung lolos breaking adjudicators. 

SEF ITB at JOVED 2013, Brawijaya University, Malang
sumber
Debat mengajarkan saya berpikir kritis, melihat sesuatu dari berbagai sisi dan sudut pandang, bahwa segala sesuatunya memiliki sisi baik dan buruk, bahwa segala persoalan harus ditinjau dari berbagai segi, dari sosial, lingkungan, ekonomi, hingga kepentingan kelompok-kelompok yang ada. Banyak ilmu dan informasi baru yang saya peroleh dari latihan-latihan debat yang saya lakukan. Saya senang belajar banyak hal baru. Namun perkembangan saya yang sangat lambat di komunitas ini, menyebabkan saya mulai berpikir apakah saya tepat berada di sini. Bagaimana pun, saya tidak ingin meninggalkan Student English Forum (unit tempat saya belajar debat) ini sehingga saya putuskan untuk tidak menjadikan debat sebagai prioritas utama saya setelah akademik. Pelajaran pertama, saya yang menjalankan hidup ini dan saya tau apa yang saya butuhkan.

Selanjutnya adalah penjurusan. Bagi saya, penjurusan merupakan tahap penting yang terjadi di tahun 2013 ini. Bagaimana tidak, penjurusan itu bagaikan pintu yang saya pilih untuk melanjutkan ke mana saya akan menjemput masa depan saya. Meski bukan merupakan jurusan terfavorit di fakultas, saya bangga dan bahagia masuk di jurusan Teknik Geodesi dan Geomatika. Walaupun sudah yakin akan pilihan yang saya pilih, pada masa awal kuliah, masih terbersit pertanyaan tepatkah saya memilih jurusan ini, apalagi masih banyak kerabat dan teman yang meragukan jurusan ini karena memang namanya belum begitu populer, bahkan ada beberapa teman yang menertawakan pilihan saya ini. Setelah satu semester belajar dan mendapat pencerahan di sini, tidak ada yang dapat menggoyahkan keyakinan saya bahwa ini merupakan jurusan yang paling tepat bagi saya. Betapa ilmu geodesi akan sangat berperan di pembangunan terutama berkaitan dengan program AFTA. Betapa ilmu geodesi diperlukan oleh ilmu-ilmu lainnya untuk melakukan perencanaan, dan masih banyak betapa lainnya.

sumber

Ya, suatu ilmu itu ada karena pasti ia diperlukan. Jadi, pelajaran kedua adalah jangan pernah menilai sesuatu buruk dari luar, ketika kita belum tau apa-apa tentang hal tersebut. Oh iya, selain itu, setelah masuk di jurusan ini, saya mengetahui gambaran jelas mengenai impian, tentang apa yang ingin saya lakukan (secara lebih detail) di masa depan.

Momen selanjutnya adalah kaderisasi. Untuk bisa bergabung di Ikatan Mahasiswa Geodesi ITB, saya harus melewati PPAB (Proses Penerimaan Mahasiswa Baru) atau kaderisasi. Saya merupakan salah satu orang yang tidak setuju dengan hal-hal berbau OSPEK dsb. Menurut saya, OSPEK yang selama ini berlangsung hanya membuat kesenjangan antar angkatan dan ajang pembuktian eksistensi bagi angkatan senior. Dan bagi saya saat itu, PPAB IMG ini sama saja halnya dengan ospek-ospek pada umumnya. Namun, selama kurang lebih 4 bulan mengikuti proses kaderisasi dalam rangkaian PPAB, saya mendapatkan banyak pelajaran dan nilai-nilai. Saya bersyukur masuk di ITB yang notabene mahasiswanya sudah berpikiran lebih madani sehingga ospek yang biasanya identik dengan kekerasan dan pembodohan tidak saya alami di sini. PPAB IMG  yang menyita hampir sebagian waktu saya – benar-benar bisa menurunkan nilai-nilai yang baik dan berguna bagi saya.
Ya, kaderisasi memang erat kaitannya dengan penurunan nilai. Penurunan nilai akan selalu ada selama kita hidup beraktivitas, tak hanya di kampus Ganesha tapi di mana saja berada. Saya yakin, nilai-nilai yang saya peroleh baru sebagian. Saya yakin masih banyak nilai-nilai yang saya dapat peroleh dari IMG hingga waktunya kelak saya diarak dari Sabuga dan terjun langsung membangun Indonesia. Walaupun memakan waktu yang sangat lama dan menyebabkan hidup saya beberapa waktu lalu menjadi tidak terurus, saya tetap bersyukur dengan adanya kaderisasi. Saya jadi sedikit lebih paham mengenai pergerakan mahasiswa, saya lebih mengerti bagaimana seharusnya berorganisasi yang benar, dan saya kini tau pentingnya alur berpikir dalam mengerjakan segala sesuatu (diperoleh dari tugas untuk mengadakan pengabdian masyarakat dalam rangkaian acara PPAB), dan yang pasti saya lebih mengenal "keluarga" yang nantinya akan berjalan bersama beberapa tahun ke depan. Klise ya? Tapi bener loh :')

Yang terakhir namun tidak kalah penting di 2013 ini adalah Ekspedisi Pelita Muda (selanjutnya disingkat XPM). XPM ini adalah gerakan yang dibentuk oleh Kabinet Pelita Muda Keluarga Mahasiswa ITB. Gerakan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi daerah-daerah terpencil dan terdepan Indonesia (lebih lengkap tentang Ekspedisi Pelita Muda, klik gambar).
Setelah melalui proses seleksi, akhirnya saya lolos dan diterima di dalam Tim Ekspedisi ini. Untuk mempersiapkan diri agar di daerah tujuan (Pulau Siberut, Kabupaten Sumba Timur,  dan Kepulauan Tanimbar) bisa melaksanakan tugas pendataan dan berbaur dengan masyarakat, kami diberikan pendidikan dan pelatihan yang tentunya harus kami ikuti. Sayangnya, waktu diklat XPM dan pelaksanaan PPAB IMG seringkali bentrok sehingga seringkali saya terpaksa meninggalkan diklat XPM. Pada akhirnya, akibat kemampuan yang buruk dalam memanajemen waktu, saya tidak mendapat surat izin berangkat dari supervisor  Wanadri  lantaran tidak memenuhi kewajiban diklat yang seharusnya. Sedih memang rasanya ketika mengetahui saya tidak jadi berangkat turun langsung ke Kabupaten Sumba Timur tapi bukan berarti kesempatan saya untuk berkontribusi nyata buat Indonesia berakhir. Kembali pada niat semula, bahwa saya mendaftar di gerakan ini bukan hanya untuk pergi jalan-jalan melainkan untuk berkontribusi, saya pun tetap bisa mewujudkan niat saya ini dengan menjadi Tim Komunikasi di Bandung. Bagaimana dengan waktu yang telah saya korbankan untuk mengikuti diklat-diklat sebelumnya? Saya rasa, tidak ada yang perlu disayangkan, toh saya juga mendapatkan banyak ilmu dari diklat-diklat yang saya ikuti. Dan hal terpenting yang saya dapatkan dari XPM adalah tentang semangat berbagi. Bagaimana kita bisa  selalu berbagi dalam berbagai macam bentuk dan kondisi, langsung maupun tidak langsung, dalam kondisi kita mampu maupun dalam keterbatasan.

Di tahun 2013, ternyata saya memperoleh banyak pembelajaran dan hikmah. Di tahun ini, saya belajar untuk bisa memaknai segala sesuatunya. Satu lagi, pembelajaran penting. Bersyukur. Bersyukur atas segala hal yang kita peroleh, baik itu sesuai dengan yang kita inginkan maupun tidak. Sikap yang senantiansa bersyukur harus diwujudkan dalam keseharian, bukan hanya sebatas dijadikan jargon kehidupan. Ya, hidup memang penuh dengan naik dan turun. Yang harus kita lakukan adalah menikmati ketika sedang di atas dan berusaha bangkit ketika di bawah. Keduanya harus selalui dimaknai dan disyukuri.

Semoga, di tahun 2014 ini, saya bisa menjadi lebih baik, memaknai kehidupan, lebih banyak berbagi, dan senantiasa ingat untuk terus bersyukur. Dan saya harap, saya bisa menularkan semangat-semangat ini kepada dunia sekitar. Aamiin.

Saturday, December 7, 2013

indomaret dan alfamart

Sekarang saya tau kenapa indomaret dan alfamart berada saling berdekatan satu sama lain.


Thursday, November 21, 2013

Getting back my spirit!

It has becoming a super-restless month. I was trapped in my courses, community development project, and orientation program. I could say that my life a little bit being ruined recently. My biologic time has changed and give impact to my academic performance. I waited up until late night, got time to sleep less than 5 hours a day. It makes me sleepy in class (and fall asleep sometimes huh). I have two big bags under my eyes. My friends told me that I looked so tired every day. Yes, I am. I'm so fatigued. I really need a pill that can fix up my energy.

Jujur, saya kecewa sama diri saya sendiri. Kenapa saya jadi gampang nyerah begini. Padahal dulu, waktu awal masuk jurusan, saya merasa bahagia dan senang bukan main. Tapi sekarang malah jadi gak semangat begini. Dulu waktu awal, saya ambisius dan on fire banget, sekarang malah jadi terlalu capek dan jadinya malas. Pulang ke kosan larut, nggak sanggup belajar, langsung tidur, ngerjain tugas kuliah baru paginya. Huaaaaaa. Saya malu banget sama diri sendiri, malu ngeliat foto papa mama yang ada di meja belajar, malu sama teman-teman lain yang sama sibuknya tapi bisa bertahan, malu sama teman yang sakit tapi tetap semangat, malu sama notice board berisi target dan rencana yang terbengkalai. Kalo udah begini, pasti nyari-nyari objek buat disalahin.


Who's to be blame that I'm so messed up now?

Apa karena kuliah yang terlalu banyak tugas?
Kalo kuliah yang harus disalahin, balik lagi ke tujuan awalmu, Din. Kamu dari Pontianak ke Bandung tujuannya mau ngapain? Kuliah kan? Bisa banggain orangtuamu pake apa kalo nggak dengan kuliah dulu yang bener sekarang? Bisa ngasi apa ke Indonesia, kalo nggak punya bekal ilmu yang didapat dari kuliah?

Terus, mau nyalahin Diklat XPM? 
Hello, Dini. You've already concerned to join this organization. It's your decision. Kamu tuh mahasiswa, Din. You have to be responsible with your own choice. Moreover, kamu gak bisa nyalahin diklat karena diklat itu emang penting banget, supaya kamu siap menjalankan misimu nanti untuk melakukan aksi nyata membangun Indonesia.

Jadi, yang salah PPAB jurusan?
Heh Din, jangan lemah deh ya, tugas-tugas PPAB sekarang itu belum seberapa kalo dibandingin sama tugas-tugas ospek jaman dulu. Lagian, PPAB itu perlu buat nyatuin satu angkatanmu yang bakal jadi keluargamu juga buat ke depannya. PPAB tuh penting untuk memantaskan dirimu buat jadi pemimpin.

Saya tau, yang salah itu waktu!
Mulai deh jadi irasional. Nyalahin waktu. Emangnya waktu bisa berubah jadi 30 jam sehari semalem atau berubah jadi 8 hari dalam seminggu, kalo kamu salahin dia?
No one should be blame but you, Din. You're still not capable in managing your time.


Nggak! Nggak ada yang salah! No one can be blame even myself.

Saya yakin, ini memang cuma masalah proses. Ketua angkatan jurusan saya pernah ngomong, "...yang penting bagaimana kita menikmati setiap prosesnya".  Eckhart Tolle juga pernah bilang, "whenever something negative happens to you, there is a deep lesson concealed within it." Saya pun baru inget, saya juga pernah berada dalam keterpurukan beberapa waktu sebelum ini. Waktu TPB saya kacau banget, akhirnya bisa semangat dan bangkit lagi setelah masuk jurusan.


If I try to feel again how could I get back my spirit that time...

After a year my life have became so unmotivated, I'm getting back my spirit. After a year, I felt my life have been degraded by my own self, felt so left behind-ed. Then, I'm starting up my life again, passionate and enthusiastic. Why this all happen? Simply because I believe I got what I really want and hopefully what the best God gives me.
I finally, have a major. Geodesy and Geomatics Engineering (geospatial engineering, generally). It's a long story to get myself in here. At first year in my university's life, I want to be in Geological Engineering. Since I got my first semester GPA, I hesitated that I can't enter that major. But, I still believe and I tried hard to improve my performance in study, so I could get higher cum GPA at the second semester (God bless me, I got it). While I tried to fix my scores, I find out about other major included in my faculty, Geodesy and Geomatics, Meteorology, and Oceanography. And I realize, that actually all of these majors are really into me. So, I compared all these four major and I find out my tendency to be going to Geodesy and Geomatics Engineering. Now, here I am enjoying to be Geodesy and Geomatics Engineering student.


Kalo memang sebelumnya saya pernah terpuruk dan bangkit lagi. Berarti gak seharusnya dong saya merasa kacau dan lifeless begini. Harusnya sekarang saya bisa dong semangat lagi, ambis lagi dan on fire lagi. Harusnya sih bisa. Pasti bisa!

Wednesday, November 20, 2013

Sebuah Percakapan

Kenapa hidup ini terlalu banyak pilihan sih?

Hush, Dini nggak boleh ngeluh. Harusnya kamu bersyukur dong. Emangnya mau hidup nggak dikasih pilihan? Bahkan agama aja kamu dipersilahkan memilih kan sama Allah...

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلَانَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Al-Baqarah: 286


Hmmm, terus aku harus milih yang mana nih, galau bangeeet. Kalo aku milih untuk milih dua-duanya gimana?

Hmm, itu mah tergantung kamu, yang penting kamu bisa nggak tanggung jawab nantinya

 كُلُّ امْرِئٍ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ ...
At-Tur: 21

Huaaa, kalo nggak bisa gimanaaaaa. Mau nangiiiis

Aelah baru pilihan gitu aja udah nyerah, malu laaah. Ayo semangat Dini. Yang penting jangan ragu.

Lagian, setelah kesulitan pasti ada kemudahan ;)

أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ
وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ
الَّذِي أَنقَضَ ظَهْرَكَ
وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ
وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَارْغَب
Al-Insyirah: 1-8

...

Percaya kan? Itu Allah yang berfirman taau. Percaya kan sama janji Allah?


Okeeeee *langsung semangat lagi*

Terkhusus buat teman-teman yang tengah dihadapkan dengan kegalauan akan banyaknya pilihan. Yuk semangat!

Tuesday, June 11, 2013

Why You Will Love Islam

First of all, I share these videos without any willing to attack anyone's beliefs, so do not be offended. I just want to share view from my fellow Muslims that Islam is never tell us to be a hater, it teaches us to be a lover.



I'm not that kind of fanatic nor extremist in religious thing. But sometimes, looking on condition that my belief is being mocked or many people have any misconception about Islam really makes me sad. However, I'm a Muslim and I do believe in Islam.

source of image: BlessedIslam


And We have not sent you, (O Muhammad), except as a mercy to the world. (Quran 21:107)

Monday, June 10, 2013

Why We Procrastinate

For people who unconsciously love to procrastinate which means it also refers to me.
  

Wednesday, May 22, 2013

Oh, the Places You'll Go

Do you love tales? I do. I adore tales so much since I was a kid. Though I don't know many of tales, I believe that they are not only about happy endings and fun stories, there's always a valuable lesson in every story we read.

By the way, I have one thing to be shared to you now. Oh, the Places You'll Go by Dr Seuss is one of my favorite tale, and I just knew it when I already 18. So, I watched movie "The Lorax by Dr. Seuss." I loved the story of it, then I came up search about the film and I got that Dr. Seuss is a beloved children's book author. (Before The Lorax, there were also Dr. Seuss' books have been made into movies, How the Grinch Stole Christmas in 2000,  The Cat in the Hat in 2003, and Horton Hears a Who in 2008). Then, I went to youtube and found this story, Oh, the Places You'll Go.



I also found this video by Burning Man, covered this story beautifully.



This is a children's story, but I think it also can be for teenagers, adult, everyone. It inspires me a lot. The story teach us about a thing or two about life, that we can go wherever we want and be whoever we want. Further, we gonna face a lot things that may not always go on our way. Sometimes, we gonna go to the worthless condition where we're just waiting...

image source: Holy Cross

This is my favorite line of the story: 
Be your name Buxbaum or Bixby or Bray or Mordecai Ali Van Allen O’Shea, you’re of to Great Places! Today is your day! Your mountain is waiting. So…get on your way!
I'm just smiling right after watched this story, wondering every precious words in it.
I hope you'll gonna be inspired too :)

Tuesday, April 16, 2013

How time flies!

Nggak kerasa udah UN 2013 aja, baru tahun lalu saya yang lagi duduk ngerjain soal UN. Think about it makes me really miss my high school time. Yeah, I know, time really has gone by fast...


produk cipta karya - saya, ben, bayu, agus, bahri

LCC 4 Pilar Nasional

Ganesha English Community


buka bersama Alien

there are still a lot of photos actually, but I decide not to post it because I didn't wear my hijab 


Banyak hal melintas di benakku saat teringat akan kutinggalkan sekolah ini sebentar lagi. betapa banyak momen yang kita alami 3 tahun ditempa di sini.
Terbang ingatanku ke hari dimana kita pertama kali dipertemukan secara resmi, 16 Februari 2009. Itu hari Kamis, aku ingat sekali, karena lapangan sekolah ini dipenuhi warna-warna yang berbeda, kita berkumpul dengan seragam khas sekolah menengah pertama masing-masing. Masih ingat, saat aku datang terlambat bersama 3 sahabat terbaikku, bahkan pada hari pertama masa orientasi. Hingga mendapat penalti oleh para senior. Aku akan selalu ingat hal itu. 
Lelah, kesan pertama bersekolah di sini. Tugas setiap hari, kerja kelompok sana-sini. Bosan akan  rutinitas, aturan, dan kebijakan yang menjadi-jadi. Hanya butuh waktu sebentar hingga kita yang awalnya jengah menjadi terbiasa akan hal-hal ini. Bahkan walaupun senang, sedikit ada rasa aneh jika hal-hal menjemukan itu tak ada. 
Kompleks, berbagai pribadi ada di sini, dari mereka yang datang hanya untuk nilai di rapot, mereka yang datang ke sekolah lebih seperti hanya mengurus organisasi dan ekskul dibanding ikut kegiatan belajar mengajar di kelas, mereka yang mencermikan remaja-remaja SMA pada umumnya di sinetron televisi yang hari-harinya diisi dengan cinta SMA juga hura-hura, mereka yang gemar berkompetisi, mereka yang berjiwa pemberontak dan menginginkan kebebasan dari segala aturan, anak-anak rohis yang wajahnya berseri tiap hari, bahkan mereka yang terabaikan dan tak pernah diacuhkan.
Bercengkrama di bawah pohon rindang, berkutat dengan kertas-kertas agenda rapat, menggoda junior, melirik senior, keluar masuk kantor guru menanyakan jadwal remedi, bolos sekolah, jajan di kantin, parkir yang padat, datang ke sekolah untuk menghabiskan waktu sore hari, naksir teman sekelas tapi tak pernah berani mengungkapkan, suasana syahdu jumat pagi, mentoring, kemah besar, diomeli bu Wanti karena kedapatan bolos lagi, dihukum beramai-ramai karena ketahuan berkelahi, bergosip tentang guru di selasar tiap pagi hari, orang tua dipanggil sekolah lantaran buat ulah, melarikan diri ke uks karena tak mengerjakan tugas dan takut dimarahi, sibuk mengurusi organisasi dan ekskul, pensi, adu jotos saat pertandingan di classmeeting, bersembunyi dari pak nordi lantaran rambut panjang tak rapi, bersalaman dengan kepala sekolah tiap pagi,  dan banyak hal remeh temeh lain yang segera setelah lulus dari sini, pasti akan kita rindukan. 

Tiga tahun bukan waktu yang singkat
Bukan waktu singkat yang mampu ubah jabat tangan pertama kita jadi ikatan erat tak terelakkan 
Bukan waktu singkat yang mampu ukir bangga, cinta, dan haru dalam memori 
Bukan waktu singkat yang mampu mematri kenangan tentang tingkah dan ulah

Aku tak akan ucapkan selamat tinggal, tapi sampai jumpa 
Sampai jumpa saat nanti telah kita raih mimpi-mimpi kita 
Sampai jumpa saat nanti kita merasa bangga akan sukses yang kita capai 
Sampai jumpa saat nanti kita bernostalgia dalam acara reuni angkatan 2012 kelak 
Sampai jumpa saat nanti kita balas tiga tahun ini dengan bangun smansa 

Smansa yang telah mengantar ribuan langkah kaki kita 
Tapi mungkin butuh jutaan bahkan milyaran langkah lagi hingga kita sampai 
Sampai pada langit, tempat kita gantungkan cita
Asa untuk bangun bangsa 

Kita akan tersebar entah kemana
Karena jalan setapak yang akan kita lalui mungkin tak akan sama 
Tapi aku yakin kita selalu tahu tempat untuk saling mencari
Di sini, di almamater tercinta


Dini A. Norvyani

Tuesday, March 12, 2013

Cooking Time #2 - Red Hot Veggie Fettuccine

Red Hot Veggie Fettuccine is not the name of American rock band who have album named Stadium Arcadium (I mean Red Hot Chilli Peppers, maaf garing -.-) This is second pasta recipes which I create by my own (the first one is Baked Macaroni with Beef -- that created by me and my beautiful mother).

So here the ingredients are:

some of the ingredients
  • olive oil
  • water
  • salt and sugar
  • chili, red pepper
  • garlic and onion
  • tomatoes
  • mushrooms
  • vegetables (spring onion, lettuce, cauliflower, up to you)
  • fettuccine and pasta sauce

I think the key of making pasta is in how the taste of the sauce is, because pasta are just depends on the brand itself and it's not really hard to cook it -- simply just boil it with salted water -- except if you make the pasta also by yourself (wow, I think I wanna learn to make the pasta by myself, feels like I'm a professional chief from Italia. It must be superb cool).
Now, let's start cooking!

  1. Heat the oil in a saucepan with low to medium heat.
  2. Add garlic and onion, cook, stirring occasionally until lightly browned.
  3. Add little amount of water and stir for 1 minute.
  4. Stir in the mushrooms and cook, uncovered, stirring often, for 2 minutes or until they soften slightly.
  5. Season with salt.
  6. Stir the pasta sauce. Bring to the boil over high heat. Reduce heat to medium-low and cook, covered, stirring occasionally for 5-10 minutes.
  7. Put pepper and chili to enrich the hot taste of the sauce.
  8. Add also the vegetables you like and tomatoes, stir it for a while (don’t cook vegetables to long to make sure the vitamin contained in it didn't loss)
  9. Meanwhile, cook the fettuccine in a large saucepan of salted boiling water, stir gently for about 10 minutes. Drain well.
  10. Stir in the sauce over fettuccine and it's ready to be eaten ;)

Voila! This is my Red Hot Veggie Fettuccine
Can't wait to see yours. Happy cooking ;)

Thursday, August 23, 2012

Cooking Time #1 - Baked Macaroni with Beef and Special Love from Mother and Her Daughter :)

Actually, I'm not too good in cooking but now I just try to share a recipe of Baked Macaroni. I got the references recipe from many sites, one of them is Allrecipes. The recipe have been improved and developed by my mother B) 
Me and my mom made this baked macaroni on last Tuesday. For my first try in cooking, it was nice! So, here it is the ingredients and steps :)

Ingredients:
  • a pack of macaroni (of course!)
  • 400ml of water
  • milk / creamer
  • butter
  • beef
  • pepper
  • three of eggs
  • salt
  • a cup of love 
Directions:

Boil the macaroni in a pot of water until half-cooked or it quite swell.
(You can also use salted waterto boil it) 

Drain the macaroni and give it a spoon of butter
Whisk two eggs and milk in a large cup. Stir it well.

Stir-fry half-cooked beef with butter. Add the eggs and  milk. Wait until its smell spread. 
(You can also add cheese on it)

Put macaroni and pour it with the eggs-milk-beef. 

Put in into a prepared baking dish.
(Layer prepared baking dish before with  butter to make it easier to serve)

Add some pieces of paprika to give you a bit of hot flavour. Sprinkle with salt and pepper.
(Again, pour an egg to make macaroni more sticking each other)

Bake it until the top is brown and you smell a very delicious aroma. Voila, serve it!
P.S : I'm sorry because I forgot to take the final photo of this Baked Macarony :'(

Monday, August 20, 2012

Generasi Synergy

When I'm bored with any kind of love song then I found this song. I hope there will be more band or singer that create a song like BLP did. Song which is so meaningful.


Moves to the beat to the rhythm, moves to the beat to the rhythm
Waktunya pemuda tidak hanya berdiam diri saja
Kita harus bisa berdiri dan berkarya bagi bangsa
Moves to the beat to the rhythm, moves to the beat to the rhythm

Bangkit bersama generasi synergy

Yakinkan dirimu engkau bisa taklukkan dunia

Bersama kita coba move our feet

Never resist or quit, take some speed
Kolaborasi dan karya synergy hasrat jiwa
We are the chances that Indonesia need
Yes indeed, generasi synergy

Maaf kalo sejak lama kami gusar, kesal

Karna kita tak sepenuhnya sadar

Bahwa tak cukup sadari kita bangsa besar
Kalo mental kita masih bagai majikan saja
Sinergikan usaha segala karya
Kita pelaku jangan diam saja
You've been askin' for the world to change,
Ain't nothin's gonna change if you decided not to do a thing

Moves to the beat to the rhythm, moves to the beat to the rhythm

Moving to the beat to the rhythm, moving to the beat to the rhytm

Yakinkan dirimu engkau bisa taklukkan dunia

Bersama kita coba move our feet

Never resist or quit, take some speed
Kolaborasi dan karya synergy hasrat jiwa
We are the chances that Indonesia need
Yes indeed, generasi synergy

Take one step and slide beside

Want to make a better place

Man you decide, generasi synergy
Say take one step and slide beside
Want to make a better place
Man you decide, generasi synergy
Moving to the beat to the rhythm
(Generasi Synergy - Barry Likumahuwa Project)

This song is so great. I love the spirit inside its lyrics. Spirit to change our country to be better. Because we are youth, the new generation that have a big role in changing Indonesia.

Thursday, July 7, 2011

Some Changes

As my promise, I'll try to post routinely during this holiday. I have just already made some changes on this blog appearance. Some additional, exactly. Without changed the template, with purpose to keep my blog view looks simple.
I just added some widgets, like clock, facebook badge, skype status, and twitter icon. And also, I found it, from blog-walked, the cute one, Punkymoods, funny hand-drawn mood emoticons.
Punkymoods. Show your moods in an unique way!

The way is easy. Just sign in, and you can add those cute mood emoticons to your blog :)
Oh yeah, the last one, becomes my favorite, an application, earth-moon phase, that somehow give me a motivation every time I see that.